Ban Dengan Ban Dalam Vs Ban Tubeless

0

 

 

RPMSUPER.COM – Ban adalah salah satu komponen penting dalam laju sebuah kendaraan dan keamanan sang pengendara. Ban mempunyai empat tugas utama, yaitu sebagai penyalur tenaga dari mesin dengan dibantu oleh sproket (gear set + rantai). Kemudian sebagai enyangga beban kendaraan dan juga penumpang, meneruskan fungsi kemudi dari stang, pengereman motor. Terakhir sebagai suspensi atau penahan kejutan dari permukaan entah itu aspal ataupun tanah.

Ban sendiri dibagi menjadi dua pilihan, yaitu ban  dengan menggunakan ban dalam atau tubetype dan juga ban tanpa menggunakan ban dalam atau biasa disebut dengan istilah tubeless. Nah kali ini RPM akan mengomparasikan kedua jenis ban ini. Mari kita simak Ban Dengan Ban Dalam Vs Ban Tubeless

 

  • Ban Menggunakan Ban Dalam (Tube-Type)

 

Ban jenis ini adalah ban yang menggunakan dua ban sekaligus yaitu ban luar dan ban dalam. Ban jenis ini sering digunakan untuk arena balap cross atau off-road karena tidak akan merusak velg. Jika saat menempuh trek yang ekstrem dan overload (kelebihan beban). Ban jenis ini mempunyai bentuk yang sedikit mengotak jadi membuat agak kesulitan untuk bermanuver dalam tikungan ditambah pada kecepatan tinggi yang kurang stabil.

Kelebihan ban tubetype

  • Murah. Ban jenis ini mempunyai harga yang relatif terjangkau. Bahkan satu paket antara ban luar dan ban dalam harganya masih terjangkau.
  • Dapat Menggunakan Semua Velg. Ban tube type tidak memerlukan velg khusus dalam pengaplikasian ban ini.
  • Tambal ban mudah dicari. Tambal ban yang ada dipinggir jalan selalu siap melayani untuk ban tube type dan tarifnya juga murah paling dikisaran Rp 5.000 saja .
  • Tidak Merusak Velg. Ban jenis ini akan lebih kuat dalam menahan hantaman dari trek dan membuat velg lebih awet.

Kekurang ban dengan ban dalam;

  • Rawan Pecah. Ban jenis ini jika sering digunakan dalam muatan yang berlebihan dapat menyebabkan ban dalam pecah.
  • Langsung Kempes. Ban tube type ini akan langsung kempes jika terkena paku, ranjau dan sejenisnya. Jadi harap lebih hati-hati dalam melewati jalan.
  • Lama. Lama yang dimaksud adalah waktu yang digunakan saat menambal ban dalam karena harus mengeluarkannya dulu.
  • Kurang Stabil. Ban ini kurang stabil jika untuk digunakan untuk bermanuver, digunakan di kecepatan tinggi. Juga penerus kemudi karena mempunyai profil ban yang berbentuk mengotak.

 

Ban Tubeless (Ban tanpa Ban Dalam)

Ban ini sekarang mulai sering digunakan sebagai standar pabrikan. Biasanya digunakan untuk motor sport namun kini telah ada varian untuk motor bebek dan matic. Ban tubeless terkenal sebagai ban yang praktis karena tidak menggunakan ban dalam lagi. Namun ini yang membuat banyak orang menjadi salah kaprah dalam ban tubeless ini, yang katanya ban tubeless adalah ban yang tidak bisa bocor (padahal RPM dulu iya :mrgreen: ). Ban tubeless masih bisa mengalami kebocoran maka dari itu diciptakanlah pelumas anti bocor untuk ban tubeless.

Ban Dengan Ban Dalam Vs Ban Tubeless

Ban tubeless biasanya digunakan untuk balapa on the road entah itu road race, drag race mauapun balap jenis lain. Namun ban jenis ini harus menggunakan velg khusus guna mengaplikasikan ban tipe tubeless karena ada penyesuaian bentuk dan agar udara tidak dapat keluar dengan mudah.

Kelebihan ban tubeless’

  • Awet. Ban tubeless ini membpunyai daya tahan yang cukup tinggi yang membuatnya awet. Namun juga harus diperhatikan, tingkat keausan bannya. 😀
  • Praktis. Ban tubeless tidak lagi menggunakan ban dalam yang menjadikannya lebih praktis
  • Tingkat Kestabilan Tinggi. Ban tubeless mempunyai tingkat kestabilan tinggi  entah itu untuk  digunakan dalam kecepatan tinggi. Untuk bermanuver mauoun cornering dan juga kemudi yang baik maka dari itu sering digunakan untuk ajang balap on the road. 😀
  • Tidak Langsung Kempes. Ban tubeless mempunyai desain secara khusus yang menjadikan ban tidak langsung kempes walau sudah menginjak paku maupun ranjau . 😀
  • Cepat. Cepat yang dimaksud adalah durasi waktu yang digunakan jika ban ini ditambal. Mungkin tidak sampai lima menit untuk menambalnya . 😀

Kekurangan ban tubeless;

  • Mahal. Ban tubeless mempunyai harga yang lebih mahal dibanding ban paket tube type .
  • Tambal Ban Sulit Dicari. Tidak semua tempat tambal ban siap menangani ban tubeless. Dikarenakan keterbatasan alat dan juga tarif yang dipatok dua kali lipat dari ban tube type .
  • Merusah Velg. Ban tubeless dapat merusak velg jika sering digunakan pada jalan yang rusak parah dan akibat paling fatal adalah velg pecah.
  • Velg khusus. Ban tubeless wajib menggunakan velg khusus yang diciptakan untuk ban tubeless sendiri jika tidak ingin tekanan udara cepat berkurang,biasanya berbentuk belg racing atau cast wheel 😀 .

Last.. Info diatas hanyalah opini dari RPM semua orang bebas menyampaikan pendapatnya mungkin disini ada yang bisa merevisi dan menambahkan ? .Sekian artikel tentang Ban Dengan Ban Dalam Vs Ban Tubeless dari saya silahkan dikunyah-kunyah, mohon kritik, saran dan masukan.Semoga berguna dan bermanfaat 😀  (RPM) – RPMSUPER.COM – Ban Dengan Ban Dalam Vs Ban Tubeless –

1 KOMENTAR

  1. ban tubeless kurang enak dijalan rusak karena lebih keras dari ban biasa

    kl jalur banyak jalan rusak mendink tubetype
    tp kl sering pulang malem ato jalan jauh/turing mendink tubeless

    malem2 bocor mana ngga ada tukang tambal nuntun motor masih jauh
    -_-“

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here