Marc Marquez Kini Terlalu Jinak

adsense-fallback

RPMSUPER.COM – HALO BRAY. Pada balapan GP Brno, Ceko 2018 pasti sobat melihat yang tidak biasa di dalam diri Marc Marquez. Entah kenapa, saya merasa Marc Marquez Kini Terlalu Jinak.

Padahal  Marquez dikenal sebagai pembalap yang super agresif. Pembalap yang paling bisa memberikan perlakuan khusus untuk memaksimalkan potensi RC213V.

Marc Marquez Kini Terlalu Jinak

Memang dari beberapa kali gaya balap Marc yang agresif membawanya beberapa masalah. Kemudian Marc menjadi pembalap yang lebih kalem. Paling tidak, tidak seliar saat dia awal-awal masuk di MotoGP.

Posisi ketiga di GP Brno kemarin tentu saja bukan suatu hal yang buruk. Start dari posisi ketiga dan mengakhiri di posisi yang sama, tetap saja raihan yang positif. Namun, kalau dilihat dari effort balap Marc memang terlihat tidak all out.

Selama berada di posisi kedua, dia terlalu lama untuk menyerang Dovi. Hingga dirinya salah perhitungan dengan hadirnya Lorenzo dari belakang. Hingga akhirnya bisa menyergapnya menjelang akhir lomba.

adsense-fallback

Tentu memperinganti balapan ke-100 Marc tidak ingin membuat kado yang buruk. Apalagi sampai terjatuh dan membuang poin penting untuk kejuaran musim ini. Bahkan dalam sebuah wawancara, dia mengatakan bahwa tim Ducati terlalu digdaya.

BACA JUGA :Perubahan Gaya Balap Jorge Lorenzo

Marc Marquez Kini Terlalu Jinak mungkin adalah suatu bentuk kedewasaan dia. The Baby Alien mencoba menurunkan sedikit egonya untuk juara. Dia mencoba lebih realisits dengan mendapatkan posisi ketiga.

Apakah karena Stoner Effect ?

Kemungkinan juga karena dia mendengarkan masukan dari Casey Stoner. Stoner selalu menyoroti performa Marquez yang sering terjatuh saat melakukan latihan bebas dan kualifikasi.

Memang sering kita lihat bahwasannya The Ant sering sekali terjatuh saat latihan bebas maupun kualifikasi. Hal ini dilakukan untuk mengetahui limit dari motornya. Tentu saja, tidak ada pembalap yang ingin jatuh.

Menurut Stoner, jika dia tidak berhati-hati dan jatuh secara berulang kali, bisa membawa dampak buruk bagi dirinya. Salah satu hal yang paling kuat menghalangi Marc menjadi juara di MotoGP 2018 ini adalah dirinya sendiri.

Stoner juga mengatakan, saat Marc jatuh dua kali keadaan akan kembali imbang untuk kejuaraan. Namun dengan Marc Marquez Kini Terlalu Jinak entah apa yang sebenarnya terjadi.

Hanya Marc seorang yang tahu kondisi dirinya. Memang feel balapan MotoGP agak kurang tanpa agresifitas dari seorang Marc Marquez. Mungkin kalau Marc sudah menggenggam tahta juara baru dia akan kembali ke kebiasannya – RPMSUPER.COM

adsense-fallback