Review Busi TDR Balistic

26

RPMSUPER.COM – Busi adalah salah satu peran vital dalam bekerjanya sepeda motor sebagai pemantik api dalam sistem pengapian dalam sepeda motor. Busi menerima rangsangan atau daya listrik dari kop busi. Lalu kop busi menerima menyalurkan dari koil. Kemudian koil dapat perintah untuk meneruskan arus listrik yang bersumber dari ECU atau CDI.

Busi sendiri terbagi dalam beberapa jenis, yaitu busi standar, diatasnya ada platinum. Diatasnya lagi ada busi iridium dan ada juga busi racing atau kompetisi. Tiap busi mempunyai tingkatan yang berbeda. Salah satunya ditentukan dari tinggi-rendahnya kompresi motor.

Kali ini RPM akan berbagi tentang pengalaman menggunakan busi TDR Balistic tipe 085 s. Review pertama kita lihat dari harga. Harga yang dibandrol dari busi TDR ini cukup terjangkau yaitu hanya Rp 25.000 dibanding busi standar (contoh busi NGK CPR9EA) yang harganya hanya Rp 13.000. Busi ini dilengkapi pelindung diatas dan dibagian bawah diberi platik berbentuk tabung warna trasparan.

Pada ujung elektroda dibuat meruncing yang konon katanya agar pengapian lebih pas dan fokus dan berikut keuntungan menggunakan busi TDR Balistic ini yang RPM kutip dari kaskus :

– Meningkatkan pengapian di dalam ruang bakar.
– Metal shellnya dilapisi dengan anti corotion chemical.
– Meningkatkan tenaga dari putaran mesin.
– Daya tahan lebih lama dibanding busi standar atau lebih dari 15.000 Km.
– Mengurangi gas emisi buang.
– Tarikan mesin lebih padat dan panjang.
– Kerja tetap maksimal pada saat suhu tinggi .
– Diameter insulator keramik lebih besar dari busi lainnya.

Dan sensasinya sendiri langsung RPM coba untuk naik gunung kandil jalannya penuh tanjakan tajam ditambah tikungan setajam silet :mrgreen: . Saat dipasang bagian atasnya mempunyai dimensi lebih besar dari busi standarnya. Untungnya RPM sudah menggunakan cop busi KTC yang mempunyai kontur yang lentur dan reviewnya bisa dicek disini .

Nah saat distarter suaranya lebih lembut dan padat (mantap nih 😀 ). Sekarang juga sanggup menyentuh limiter 10.000 rpm. Biasnya dipakai di 9.500 rpm udah ada suara brebetnya pakai ini sudah hilang. Alasan utama RPM mengganti busi sebenarnya gejala seberti tersendat setelah gantung rpm diputaran 7000 rpm. Saat keluar tikungan ditambah malah tersendar 😮 .

Setelah menggunakan busi ini hal tersebut sudah tidak ditemui. Yang RPM herankan putaran lebih cepat naik dan turunya juga lebih cepat. Namun saat rpm turun deselarasi tidak terlalu terasa. Sedikit kendalanya yaitu saat digunakan pada rpm tinggi pada jalan menanjak malah brebet nggak jelas 😮 .

Untuk akselerasi bisa dibilang jempolan lah dikombinasi dengan kop bui KTC bisa lebih terasa akselrasinya. Namun tiap shift gear kecepatannya tetap sama. Untuk top speed sendiri RPM belum coba :mrgreen: .Nah dari sini saya ambil kesimpulan :

  • Akselerasi memang lebih terasa .
  • Nyaman untuk main rpm tinggi .
  • Gejalan tersendat hilang.
  • Namun saat menanjak brebet 🙁 .

Ada tambahan sedikit tentang tipe busi yang mungkin bisa menjadi referensi ada saat akan mengganti busi ini 😀 :

– TDR Ballistic 085 [Ninja 250R/Fi, KLX 250/D-Tracker X, Satria FU, Thunder 125, Bajaj Pulsar, Byson, Vixion, Jupiter MX, CBR 150/250, Sonic, CS1, New Mega Pro, Verza 150, Vario Fi125 dll]

– TDR Ballistic 071 [Grand, Legenda, Supra X/Fit, Revo, Abs Revo, Win100, Vega R/ZR, Jupiter Z/Z1, Xeon, Nouvo, Mio series, Shogun 110/125, Smash, Hayate, Skywave, Skydrive, Axelo, Kaze, Blitz, ZX-130, Athlete, KLX 150/D-Tracker 150, KSR dll]

– TDR Ballistic 285 [Megelli 250 RE/RV, Thunder 250, Scorpio, Tiger, Megapro, GL-Series, Minerva R150 series, Minerva X-Road dll]


Last…review diatas hanyalah opini dari RPM,tidak ada maksud untuk meninggikan nama dari suatu produk (karena nggak ikut jadi sponsor hehe :mrgreen: ) mungkin juga bisa jadi referensi ada semua 😀 .Sekian dari saya silahkan dibaca-baca ,mohon kritik komentar dan sarannya .Semoga bermanfaat dan beguna 😀 (RPMSUPER.COM) >> RPM 

 

A

Vote me on Voucher.id
Automotive Blogs Award 2017

26 KOMENTAR

  1. klw dibanding sama NGK iridium gimana bro? klw ngk iridium bensin lebih irit, cuman kok manasin mesin sedikit lebih lama biar jalan enak, sdh terlanjur pake buat grand ane, 100 rb hik2.. 🙁

  2. Bener nih? Saya nyoba tdr balistic di verza yang injection, awalnya ok, lama lama ecunya ngawur, asap knalpot berbau dan pedas. Check resitansi busi dengan ohm meter, nyaris 0 ohm. Sedangkan busi untuk injeksi, harus ada hambatan / r nya. Kalau pasang di nmp karbu, pasti larinya nyosss…. di injeksi, resiko ecu jebol.

  3. IL MOTOR LUBUK BEGALUNG
    dapat kan barang nya di bengkel spare part kami
    lokasi : di depan central motor yamaha lubeg / di sebalah radio pesona 105 fm
    PADANG..
    HP: 085264100020
    pin bb: 29d4b762

    Daftar harga Suku Cadang Motor honda dan yamaha Terbaru 2014
    Mega pro RingPiston197.000
    Mega Pro Kabel Gas35.000
    Mega Pro CDI 480.000
    Mega Pro Shock Dpn Kiri 421.000. Shock Dpn Kanan 421.000
    Mega Pro Shock Blkg318.000
    Tiger Kampas Rem Dpn (Disk)-Lokal 30.000
    Tiger Kampas Rem Depan (Disk)-Import 76.000
    Tiger Kampas Rem Blkg tromol 60.000
    Tiger Kampas Kopling Set 125.000
    Tiger Saringan Udara 54.000
    Tiger Rantai Roda Set 765.000
    Tiger jari 2 Depan40.000
    Tiger Piston154.000
    Tiger Ring Piston 197.000
    Tiger Kabel Gas 67.000
    Tiger Kabel Kopling 30.000
    Tiger CDI 410.000
    Tiger Bola Lampu Blkg 20.000
    Tiger Shock Dpn Kiri 530.000
    Tiger shock Dpn Kanan530.000
    Tiger Shock Blkg 494.000
    Vario 110 Kampas Rem Dpn 43.000
    Vario 110 Kampas Rem Blkg
    63.000
    Vario 110 Kampas Kopling Set
    220.000
    Vario 110 Saringan hawa 50.000
    Vario 110 V-belt 130.000
    Vario 110 CDI 470.000

    kunci kontak set mio 160.000
    kunci kontak set mio soul 225.000
    kunci kontak set jmx 217.000
    mangkuk2 stang mio/jupiter z 155.000
    paking deksel mio 13.000
    paking deksel jmx 23.000
    shock blkg mio 155.000
    noken as/as klep vixion 168.000
    block rx king 1.148.000
    gigi stater mio 167.000
    gomok cvt 13.000
    pen platuk klep mio 13.000
    pen platuk klep jmx 20.000
    tali speedo meter mio 17.000
    kamvas kopling jupiter 88.000
    seal klep mio 20.000
    seal klep jmx 7.000
    as engkol mio 145.000
    as engkol xeon 115.000
    karet tutup tangki 4.000
    noken as jmx 245.000
    Harga Kampas Rem Depan75.000
    Harga Kampas Rem Belakang Rp. 45.000
    Harga Kampas Kopling mio Rp. 243.000
    Harga Saringan Udara Rp. 35.000
    Harga V-belt Rp. 83.000
    Harga Roller/buah Rp. 15.000
    Harga Rumah Roller Rp. 67.000
    Harga CDI Rp. 220.000
    Harga Relay Starter Rp. 62.000
    Harga Kabel Spidometer Rp. 25.000
    Harga Piston Rp. 63.000
    Harga Ring Piston Rp. 77.000
    Harga Rocker Arm Rp. 125.000
    Harga Sokbreker Belakang Rp. 161.000

    KHUSUS BAN FDR KAMI DISKON HARGA
    10%

  4. TDR yg agan review ini kayaknya bukan yg untuk injeksi, soalnya gk ada Resistor nya, agan faydion aja dah ngukur hampir 0 ohm resistensinya,,, ironisnya malah motor-motor injeksi masuk list busi yg kompetibel sama nih busi, iya ukuran drat nya emang cocok, tapi untuk teknologi injeksi gk cocok, bikin ecu kacau bahkan bisa merusak ecu,

    TDR Ballistic yg for Injection itu tipe 061R, 065R, 071R, dan 085R, Yupz ada huruf R di kode nya yg artinya Resistor.

    Sangat beresiko gan masukin list motor yg dah injeksi pada busi TDR Ballistic tanpa Resistor yg agan tulis itu,,,

    maaf ya gan, hanya nambahin aja,, sebaiknya diupdate gan artikelnya,,,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here