Komparasi LED Projie VS HID Projie

HID Projector Mini RAVEN

RPMSUPER.COM – LAMPU merupakan perangkat yang digunakan untuk memberikan pencahayaan pada tempat-tempat yang gelap, bisa juga berfungsi sebagai untuk memberikan signal kepada orang lain. Misal signal saat kita ingin mengubah arah atau mendahului kendaraan dengan menggunakan lampu sein.

Untuk lampu utama memiliki banyak jenis, mulai dari  lampu bohlam (konvensional), halogen, HID (High Intensity Discharge ) dan LED (Light Emitting Diode). Jenis lampu ini berpengaruh pada hasil cahaya dan jangka waktu pemakaian.

Kita sudah sering melihat beberapa tahun kebelakang motor-motor dimodifikasi menggunakan lampu HID, tetapi lampu HID mulai kalah pamor dengan datangnya lampu jenis LED. Bahkan, beberapa produsen sepeda motor telah menggunakan lampu LED untuk standar pencahayaan produk mereka.

Nah, pada kesempatan kal ini RPM ingin membahas tentang komparasi antara lampu LED projie dengan lampu HID proji. Barang yang dikomparasikan adalah sama-sama yang memiliki lensa tambahan (projie), karena kedua jenis lampu ini masih sangat diminat oleh kalangan bikers, dengan adanya lensa cahaya lampu akan lebih fokus. Agar seimbang yang kita bahas adalah produk yang sama-sama  plug and play di motor karena beberapa produk ada yang memerlukan membobok reflektor. Yuk langsung saja kita bahas bersama 😀 .

HID PROJIE

HID Projector Mini RAVEN

Lampu yang satu ini banyak diminat oleh kalangan modifikator. HID proji juga mengalami perubahan bentuk, dari dulunya hanya berbentuk lingkaran, sekarang sudah banyak variasi seperti berebentuk kotak dan segi delapan. Dengan komposisi angle eye dan demon eyenya yang memikat. Bahkan ada yang doble angel eye.

Kelebihan utama dari lampu HID proji adalah hasil cahayanya yang super terang, karena jangkauan sinarnya luas dan tebal. Terdapat juga berbagai macam hasil warna dari lampu ini, dari warna kuning, putih hingga warna pink tergantung tingkat kelvin warna lampu (untuk warna diluar kuning atau putih tidak digunakan untuk harian).

hid

Daya lampunya juga bervariasi, biasanya antara 35 watt ada juga yang berdaya 55 watt. Lampu HID Projie wajib dipasang pada motor yang berarus fullwave (arus DC) (namun beberapa varian bisa dipasang di motor berarus halfwave). Biasanya HID Projie dijual bersamaan dengan ballast, yang berfungsi untuk menstabilkan tegangan listrik agar lampu awet karena tidak kekurangan atau kelebihan arus.

Penggunaan lampu HID projie ini juga cukup praktis. Cahaya lampu senja bisa digantikan dengan cahaya yang dihasilkan dari angle eye (AE) dan demon eye (DE). Fungsi lampu juga tidak berubah, lampu bisa digunakan sesuai keperluan yang dibutuhkan, bisa digunakan lampu low dan high.

Nah untuk kekurangannya lampu HID Projie ini adalah dapat membuat mika atau reflektor meleleh. Terlebih untuk yang memilih kelvin colour yang tinggi (misal 100.00 kelvin keatas). Semakin tinggi kelvin colournya semakin tinggi juga tingkat panas yang dihasilkan oleh lampu, apalagi untuk motor yang memang tidak didesain untuk lampu HID projie dan HID proji tidak didukung dengan pendinginan tambahan.

Untuk lifetime juga tergolong pendek (bila dibanding dengan lampu LED) lifetime standarnya berada diangka belasan ribuan jam saja. Selain itu, harga yang dibandrol lumayan tinggi harga paling murah dikisaran Rp 600.000 (kalau ada yang murah mungkin HID proji tanpa AE dan DE, atau bahkan produk abal-abal). Harga juga sangat tergantung kepada tipe dan ukuran juga HID projie itu sendiri.

Plus :

  • Sebaran lampu luas.
  • Bisa digunakan untuk lampu low dan high.
  • Bisa dipasang di motor berarus halfwave ( hanya untuk beberapa varian).

Minus :

  • Harga “relatif” lebih mahal.
  • Dapat merusak reflektor atau mika lampu.
  • Lifetime pendek.
  • Tidak dilengkapi pendingin tambahan.

 

LED Projie

led proji
pic credit : mazped.com

Untuk bentuk tidak perlu RPM jelaskan, karena bentuknya juga 11-12, bahkan bentuk lampu LED projie mengikuti bentuk dari lampu HID projie. Kelebihan dari jenis lampu ini adalah hemat daya. Lampu LED biasa atau LED projie terkenal hemat daya karena menggunakan watt yang lebih rendah. Misal HID memiliki 35 watt, LED hanya memiliki 8 watt.

fan projieLampu LED juga tidak merusak reflektor ataupun mika motor, karena cahaya yang dihasilkan cukup dingin, ditambah kebanyakan varian juga dilengkapi dengan kipas pendingin tambahan untuk menjaga kestabilan suhu. Lampu LED juga terkenal awet karena memiliki lifetime rata-rata diangka puluhan ribu. Untuk harga juga relatif murah, dengan harga sekitar Rp 200.000 sobat sudah bisa membawa pulang satu unit LED Proji plus AE dan DE.

Sayangnya beberapa varian adalah hasil rekonstruksi dari lampu tembak (contoh lampu u7 transformer) yang memiliki mode menyala redup, terang dan kedip-kedip dalam satu rangkaian, jadi harus di hidupkan sesuai urutan. Misal lampu redup di urutan dua, cara menyalakannya adalah hidupkan satu kali, matikan dan hidupkan lagi 😀 . Kecuali untuk lampu LED projie U8, karena lampu ini memang digunakan untuk indoor dan bisa digunakan untuk lampu low dan high.

Hasil cahaya dari lampu LED projie “mungkin” tidak bisa dibandingkan dengan HID projie. Karena hasil cahayanya hanya fokus pada satu titik saja yang membuat jatuhnya cahaya lampu berbentuk lingkaran, tidak menyebar seperti lampu HID Projie. Memang hasil cahayanya fokus, tetapi hanya fokus ke satu titik saja.

cahaya led

Plus :

  • Hemat aki.
  • Tidak merusak part bagian lampu.
  • Hasil cahaya tidak panas.
  • Harga relatif murah.
  • Lifetime panjang.

Negatif :

  • Cahanya tidak menyebar hanya fokus disatu titik.
  • Beberapa varian tidak bisa digunakan untuk low dan high.
  • Wajib dipasang di motor berarus  DC (ada yang mencoba di arus AC langsung mati 😮 ).

Kesimpulannya lampu HID proji cocok untuk sobat yang membutuhkan hasil cahaya yang terang dan luas walaupun harus merogoh kocek yang lebih dalam. Sedangkan, lampu LED Projie cocok untuk sobat yang ingin membuat lampu lebih gaya dan awet dengan harga yang relatif murah.

Kenapa untuk bagian tembus hujan tidak RPM tulis ? Karena itu tergantung pada beberapa aspek, salah satunya kelvin colour. Saran untuk menggunakan lampu berkelvin antara 4000 k hingga 4300 k saja karena yaman saat digunakan ditempat gelap (nyaman juga untuk mata) dan juga bisa tembus hujan dan kabut juga tidak membuat pengendara lain silau. Untuk bagian menyilaukan juga tidak ditulis karena juga bergantung pada setingan ketinggian lampu.

LAST …. Sekian RPM mohon undur diri, jika ada yang mau disampaikan langsung saja ditulis di kolom komentar. Kita berdiskusi bersama 😀 . Semoga berguna dan bermanfaat untuk kita semua 😀 – RPM – RPMSUPER – RPMSUPER.COM –

REFERENSI : kaskus.co.id,

Baca juga bray

44 Comments

Masukan komentar Anda