Kenapa World Super Bike Kurang Populer Di Indonesia

RPMSUPER.COM – BALAPAN adalah salah satu olahraga yang menguji adrenalin dan digemari oleh banyak sekali orang di dunia ini. Makanya banyak sekali turnamen balapan apapun kendaraan yang digunakan.

Untuk balapan motor pasti yang 

 paling terkenal adalah MotoGP, padahal masih terdapat banyak sekali balapan yang memiliki tingkat kompetisi yang ketat seperti World Super Bike (WSBK).

Kenapa balapan semacam WSBK yang mempunyai tingkat kompetisi yang tidak kalah dengan motoGP bisa tidak terlalu populer di Indonesia, berbanding terbaik dengan MotoGP yang sangat populer di negeri kita ini.

Nah, pada kesempatan kali ini saya ingin mengajak pembaca untuk berdiskusi mengapa balapan di WSBK kurang populer di Indonesia setelah saya melakukan riset berjam-jam di google :mrgreen: dan setelah melihat pada realita. Langsung saja yuk kita bahas 😀 .

  1. Tidak Ada Stasiun Televisi Lokal Yang Menayangkan

Untuk bisa menikmati sebuah balapan di ajang World Super Bike kita harus mempunyai channel langganan, itupun channel dari luar negeri. Tidak ada statiun televisi lokal yang menyiarkan balapan ini.

Berbeda dengan MotoGP yang rajin disiarkan di salah satu stasiun televisi lokal yang gratis. Mungkin jika disiarkan di televisi lokal dan gratis WSBK akan lebih dikenal di Indonesia. Tapi, karena peminatnya juga kurang, pihak TV sepertinya juga enggan menayangkan balapan ini.

2. Motor yang digunakan versi Masal

Dalam balapan WSBK balapannya menggunakan motor yang diproduksi massal dengan dimodifikasi, pun modifikasinya tidak terlalu banyak. Berbeda dengan motoGP yang menggunakan motor prototype yang tentunya tidak diproduksi masal.

Hal ini membuat WSBK tidak mempunyai daya tarik yang besar di mata penonton Indonesia karena cuma motor standar yang dimodifkasi, berbeda dengan motoGP yang cenderung menggunakan teknologi super canggih.

3. Tidak ada promosi dengan embel-embel WSBK

Pada saat mempromosikan produk baru sebuah merk pasti akan membawa embel-embel motoGP, belum pernah saya melihat menggunakan embel-embel dari WSBK. Coba kita lihat pada iklan-iklan merk-merk di Indonesia.

Mesin DNA motoGP-lah, teknologi yang digunakan di motoGP lah, atau bahkan ada varian yang menggunakan livery dari motoGP. Mungkin kembali kepada mindset motoGP yang penuh dengan teknologi yang super canggih dan ada kebanggan tersendiri saat menggunakan hal yang sama di ajang motoGP.

Last… faktor-faktor di atas sangatlah saling berkaitan karena di mata penonton World Super Bike tidak mempunyai nilai prestige yang tinggi membuat minat penonton yang rendah dan membuat pihak televisi juga enggan menyiarkan ajang balapan satu ini.

fb gif

Mungkin masih ada beberapa faktor lain yang belum saya sebutkan, silahkan bagi yang mau berpendapat langsung tulis saja di kolom komentar. Sekian dari saya RPMSUPER.COM – KENAPA WORLD SUPER BIKE KURANG POPULER DI INDONESIA –

 

Tulisan ini dipublikasikan di Info, MotoGP, RPMSUPER.COM dan tag , , , . Tandai permalink.

12 Balasan ke Kenapa World Super Bike Kurang Populer Di Indonesia

  1. sucahyoaji berkata:

    Iya, kurangnya media yang meliput jadi alasan. Juga ngapain lihat motor yang nggak populer di Indonesia. orang lebih suka lihat balapan honda beat..

    https://kupasmotor.wordpress.com/2017/03/09/soal-kesalahan-persepsi-awal-coba-oli-sesat-hdeo-pcmo-sebenarnya-karena-beda-standar-dan-implementasi-berdasar-info-dari-prof-widman/

  2. Kobayogas berkata:

    poin satu setuju, tv juga ogah nayangin kalau minim iklan

  3. DNFmagz berkata:

    Lah, bukannya kawak ngeluarin rr mono livery wsbk ya, lupa tp liverynya siapa, yg banyak warna putihnya d bagian bawah

  4. A'A berkata:

    nomer satu setuju… ya mungkin TV lokal ogah menanyangkan karena mungkin minimnya sponsor yang berminat

  5. iamvario125 berkata:

    kastanya beda motogp kastanya paling tinggi jadi siapapun yang berprestasi pasti akan terdongkrak dan beramai-ramai mengiklankan produk jadi pastinya stasiun lokal pasti akan membeli hak siaran ke dorna, toh timbal baliknya dapat nilai tinggi dari iklan

Tinggalkan Balasan