Kekurangan Lampu AHO (Automatic Headlamp On)

  lampu-on

RPMSUPER.COM – SEPEDA MOTOR dari tahun ke tahun semakin mengalami perkembangan secara pesat. Tidak terkecuali pada teknologi yang disematkan di dalamnya. Dulu teknologi yang digunakan sudah sesuai di jamannya, sekarang teknologi juga berkembang agar tidak ketinggalan zaman dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Salah satu teknologi yang sudah wajib di sepeda motor baru yaitu teknologi Auto Headlamp On atau bisa disingkat dengan sebutan AHO. AHO akan membuat lampu utama atau lampu depan hidup secara otomatis ketika kontak on (untuk motor DC) atau saat motor dalam keadaan mesin menyala (untuk motor berarus halfwave).

Cara kerjanya sederhana dan juga menghilangkan saklar lampu kemudian lampu akan hidup. Teknologi ini adalah solusi dari adanya aturan pemerintah Indonesia yang mewajibkan sepeda motor untuk menyalakan lampu utama mulai dari pagi hari, siang, sore dan malam hari. Karena kadang kala pengendara lupa untuk menghidupkan lampu utamanya di siang hari, maka dari itulah teknologi ini lahir.
Segala hal yang ada di dunia ini pasti punya sisi lebih dan kekurangannya, tak terkecuali untuk teknologi AHO ini. Nah, pada kesempatan kali ini saya ingin membahas tentang kekurangan dari automatic headlamp on (AHO). Langsung saja yuk, cek it out 😀
1.Lampu lebih cepat putus

putussssssssssss

Pic : otomotifnet.com

Karena tidak bisa diputus aliran listriknya akan membuat menyala secara terus menerus hingga menyebabkan lampu yang ada di motor menjadi lebih cepat putus. Hal ini dikarenakan lifetime lampu berdasarkan jam kerja bukan pada jumlah hari yang digunakan. Untuk lampu bohlam rata-rata umurnya 6.000 jam. Kekurangan Lampu AHO biasanya pada lampu yang lebih cepat putus adalah lampu rem atau stoplamp.

  1. Boros Aki

daya-aki
Kekurangan Lampu AHO (Automatic Headlamp On) Masih seputar kelistrikan dan karena lampu menyala non stop selama mesin sepeda motor hidup atau kontak dalam keadaan on akan membuat daya aki lebih cepat habis. Menjadi boros karena disaat tidak diperlukan lampu-lampu utama akan tetap menyala, seperti saat dipanaskan atau saat hendak parkir.
3. Merusak Part Lampu

meleleh

Pic : aripitstop.com

Selain merusak lampu itu sendiri dan membuat daya aki cepat menurun, masih ada satu lagi kekurangan dari teknologi AHO ini, yaitu dapat merusak part lain yang ada dikelistrikan. Salah satu yang paling kita temui adalah mika lampu meleleh saat motor dipanaskan. Karena saat motor berhenti tidak terdapat sirkuiasi udara dan menyebabkan panas berlebihan dalam mika. Apalagi lampunya tipe halogen dengan daya (watt) yang besar akan sangat rawan.

Last.. dibalik untuk memenuhi aturan yang telah ditetapkan dan memudahkan pengguna sepeda motor agar tidak lupa menghidupkan lampu motor harus ada beberapa aspek yang harus dikorbankan. Itu karena setiap hal yang ada di dunia ini mempunyai kelebihan dan – RPMSUPER.COM – Kekurangan Lampu AHO (Automatic Headlamp On) –

Sosial Media : Facebook Fanspage : RPMSUPER.COM Twitter : klik di sini Instagram : klik di sini Email : klik di sini Google + : klik di sini Youtube channel : Klik Di sini Another blog : Miranto.id ( health and fitness )  lapak rpmsuper

Baca juga bray

Masukan komentar Anda