Kedigdayaan Ducati dan Kehebatan Marquez

0
Kedigdayaan Ducati dan Kehebatan Marquez

RPMSUPER.COM – HALO BRAY. MOTOGP seri Austri 2018 sudah usai. Jorge Lorenzo berhasil membawa pulang kemenangan ketiganya di musim ini. Di balapan ini menyisakan cerita Kedigdayaan Ducati dan Kehebatan Marquez.

Sirkuit  Red Bull Ring, Spielberg ini memang secara lay out benar-benar mengumbar tenaga dari semua motor yang ada di motoGP.

Kedigdayaan Ducati dan Kehebatan Marquez

Tak ada salahnya bila pabrikan asal Borgo, Italia menjadi favorit untuk menang untuk balapan itu. Sebab, motor Ducati Desmo GP18 sekarang ini masih menjadi motor paling beringas perihal mesin.

Namun, Honda melalui Marc Marquez juga tidak mau kalah begitu saja. Entah improvement apa yang telah mereka lakukan. Hingga Marquez masih bisa memberikan perlawanan sengit kepada Lorenzo.

Bahkan, saat awal-awal lomba Marquez bisa memimpin lomba higga belasan lap. Namun karena penurun traksi ban, catatan waktu The Baby Alien semaki mesorot. Hingga akhirnya Lorenzo yang awalnya terlihat jauh, mampu menyalip Marc dengan cukup mudah.

Kedigdayaan Ducati memang luar biasa di sirkuit ini. Namun, tenaga yang besar pada motor tidak akan berarti jikalau jokinya juga tidak monster. Pembalap Ducati lain memang mencatatkan hasil yang bagus, tetapi tidak semuanya.

Andrea Dovizioso yang musim kemarin juara di sini dan sesumbar bahwa akan terjadi persaingan dirinya dengan Marc. Malah harus puas finish di posisi ketiga. Memang, raut kekewacaan terpancar dari wajah The DesmoDovi.

Pembalap Ducati lain yang finish di top 10 hanya ada dua nama lain. Pertama ada Danilo Petrucci dan Alvaro Bautista. Untuk Petrucci memang bukan hal yang aneh karena memang dia menggunakan motor spek yang hampir sama dengan tim pabrikan.

Sedangkan Alvaro Bautista kembali bisa untuk gigi dengan berhasil finish di poisis 10. Padahal Tito Rabat lah pembalap Ducati yang menggunakan GP17 yang bisa bertarung di posisi tengah, tetapi harus mengakui keunggulann dari Bautista.

Kebuasan mesin Ducati tidak dalam bentuk top speed bray. Sebab, pemegang top speed tertinggi di Sirkuit Red Bull Ring 2018 malah Dani Pedrosa dengan catatan 314,5 km/jam. Baru dinomor dua ada pembalap Ducati melalui Andrea Dovizioso dengan 313.9 km/jam.

Kehebatan Marquez juga harus diakui dalam balapan ini. Meski harus kalah dengan Lorenzo, tetapi semangat juangnya begitu luar biasa. Walaupun secara spesifikasi mesin tidak sebuas Ducati, dia tidak lantas mengalah.

Bahkan menjelang akhir lomba Marc harus mengeluarkan skill Dirt Track nya untuk melibas Lorenzo walaupun tidak membuahkan hasil yang diinginkan. Pembalap Honda lain yang finish di Top 10 ada Cal Curhchlow dan Dani Pedrosa yang menggunakan motor yang mirip.

Rossi Nothing to Loose

Di sisilain dari Kedigdayaan Ducati dan Kehebatan Marquez, ada Rossi yang tampil nothing to loose. Walaupun harus statr dari posisi ke 14 dia tidak mengendurkan semangat. Walaupun dengan motor yang belum maksimal, VR46 masih bisa finish diposisi ke enam.

Memang bila dibandingkan dengan pembalap yang ada di depan catatan ini tidaklah bagus. Sebab, jarak Rossi dengan Lorenzo mencapai 14.026 detik. Namun, The Doctor menjadi pembalap d Yamaha dan pembalap yang menggunakan mesin Inline 4 dengan hasil terbaik – RPMSUPER.COM 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here