Dimas Ekky Naik Kelas Moto2, Terus Kenapa ?

1
Dimas Ekky Naik Kelas Moto2

RPMSUPER.COM – HALO BRAY. Menjelang balapan MotoGP Thailand, kita mendapatkan sedikit kejutan, yaitu Dimas Ekky Naik Kelas Moto2 di musim 2019 nanti. Lalu apa bagusnya sih ?

Dimas Ekky sendiri adalah  salah satu pembalap angkatan pertama dari Astra Honda Racing Team pada tahun 2010 lalu. Ekky sudah melewati banyak sekali penjenjangan. Dari kelas regional hingga ke Eropa.

Dimas Ekky Naik Kelas Moto2 Musim 2019

Memang kabar naiknya Dimas Ekky ke Moto2 World Championship sudah berhembus keras di tahun ini. Hanya tinggal menyelesaikan masalah sponsor dan lain halnya. Setelah semua selesai, kabar tersebut adalah benar.

Musim depan, Dimas Ekky akan membalap di Honda Team Asia dengan rekan tim dari Thailand Somkiat Chantra. Menurut saya, Dimas memang layak diberikan kesempatan yang berharga ini.

Tahun ini adalah tahun ke empat dirinya berada di Cev Moto2. Empat tahun dirasa waktu yang cukup untuk mentas dan naik kelas ke kompetisi yang lebih tinggi. Naik di musim 2019 adalah musim yang tepat juga.

Memang, bisa dikatakan prestasi Dimas ekky di balap CEV Moto2 cukup bagus, tetapi tidak istimewa. Beberapa jebolan CEV Moto2, bahkan yang juara di kelas ini tidak berkutik ketika naik ke kelas Moto2 WC (World Championship).

Sebenarnya Dimas juga sudah dua kali membalap di kelas Moto2 ini. Pada tahun lalu saat dia sebagai pembalap pengganti di Malaysia dengan Gresini Moto2. Namun, pada saat itu dia harus crash yang disebabkan oleh pembalap lain.

Kemudian tahun ini juga sudah mendapatkan kesempatan wildcard di balap Catalunya (CMIIW). Memang hasil yang diraih tidaklah terlalu bagus, tetapi tidak mengecewakan. Dimas bisa lebih baik dari juara Cev Moto2 tahun lalu.

Namun, dengan bergabung di tim yang bagus, diharapkan performanya bisa lebih baik. Ditambah dengan menggunakan suplai mesin yang benar-benar baru di musim depan, membuat kansnya untuk membalap dengan bagus semakin besar.

Tahun depan, balapan Moto2 akan benar-benar dimulai dari 0. Sebab, selama belasan tahun hanya menggunakan mesin Honda CBR600RR. Pada tahun depan harus menggunakan mesin dari Triumph 763 cc.

Secara kubikasi memang lebih besar, tetapi dari jumlah silinder lebih sedikit. Mesin Triumph 763 hanya memiliki 3 silinder dibandingkan dengan mesin CBR600RR yang memiliki 4 silinder segaris.

Namun, Triumph memberikan jaminan bahwa motor ini akan dibekali dengan elektronik yang canggih sehingga dapat menjadi ajang latihan para pembalap Moto2 sebelum berlaga di ajang motoGP.

Lalu apa keuntungannya untuk Dimas ? Secara tidak langsung, dengan motor tenaga yang lebih besar dan mungkin secara dimensi bisa lebih besar akan lebih cocok dengan postur Dimas yang tergolong tinggi untuk seorang pembalap.

Jebolan Pertama Yang Naik Moto2 WC

Dimas Ekky juga mencatat sejarah di AHRT, yaitu menjadi pembalap pertama yang naik ke kelas ini. Harapannya, dengan naiknya Dimas Ekky dapat mempermudah para juniornya untuk naik ke kelas yang lebih tinggi.

AHRT memang all-out membina para pembalapnya. Tidak peduli dengan lintas merk yang digunakan. Contoh lainnya adalah Gerry Salim yang sekarang membalap di Red Bull Rookie Championship dengan motor KTM RC250R.

Selama kompetisi tersebut bisa membuat pembalap bisa semakin matang secara skil dan mental. AHRT akan mendukung para pembalapnya dengan sepenuhnya alias tidak setengah-setengah.

Cukup Target Yang Realistis

Saya yakin, membalap di Moto2 WC bukanlah tujuan utama bagi Dimas. Bisa kompetitif di kelas ini adalah tujuannya. Memang ditahun pertama kita tidak bisa berekspektasi terlalu tinggi. Walaupun, semuanya bisa dikatakan mulai dari 0 lagi.

Namun, para pembalap yang sudah senior di sini pasti sudah terbentuk secara mental dan skilnya. Apalagi kemampuan dalam mereka beradaptasi dengan motor baru. Bahkan untuk beberapa pembalap mendapatkan akses untuk mencoba lebih awal dibandingkan pembalap yang lainnya.

Saya rasa, target yang pertama adalah bisa finish dan tanpa di overlap oleh pemimpin lomba sudah cukup. Kemudian targetnya bisa dinaikan untuk finish di 20 besar. Terakhir, untuk di musim pertamanya, bisa konsisten meraih poin sudah lebih dari cukup.

So dengan Dimas Ekky Naik Kelas Moto2 musim 2019 bisa menjadi pecutan semangat untuk pembalap lainnya. Juga bisa menyaksikan full season balapan Moto2 diisi oleh pembalap dari Indonesia setelah sekian lama absen.  – RPMSUPER.COM

Facebook Comments

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here