Alasan Pasar Mobil Manual Semakin Tergerus

0

RPMSUPER.COM – HALO BRAY, pada kesempatan kali ini saya ingin membahas perihal Alasan Pasar Mobil Manual Semakin Tergerus. Pilihan mobil sekarang ini juga semakin beragam.

Tidak hanya variannya saja, juga  varian transmisi yang juga dibagi dua, yaitu manual dan matik. Sebenarnya kedua transmisi ini sudah lama ada.

Saya membahas ini karena tertarik pada bahasan om Leo tentang pasar mobil manual semakin tergerus. Padahal untuk orang-orang yang performance-oriented pasti akan mememili mobil bertransmisi manual.

Namun, ternyata orang lebih mementingkan kenyamanan dalam berkendara. Hingga tagline “Real man always using three pedals” sudah tidak dibahas. Bahkan di counter-attack dengan “Smart man, only need two pedals”

Alasan Pasar Mobil Manual Semakin Tergerus

  1. Lalu Lintas

Tidak bisa dipungkiri. Pengguna jalan raya semakin meningkat angkanya dari tahun ke tahun. Mobil juga menjadi salah satu kendaraan yang menyumbang angka cukup besar di jalan raya.

Jika peningkatan jumlah kendaraan tidak dibarengi dengan peningkatan ukuran jalan. Ditambah dengan perilaku berkendara yang tidak taat aturan. Membuat lalu lintas kita semakin semrawut.

Macet di mana-mana adalah alasan utama mengapa orang memilih mobil bertransmisi matic dibandingkan dengan mobil bertransmisi manual. Kaki kiri bisa beristirahat dan kaki kanan cukup menginjak tuas rem saja.

Berbeda dengan mobil bertransmisi manual yang jauh lebih rebit digunakan dalam kondisi macet. Ditambah dengan kaki yang harus berulang kali menginjak tuas kopling jika dalam keadaan stop and go.

2. Faktor ATPM

ATPM atau agen tunggal pemegang merk juga ikut andil kenapa populasi mobil transmisi manual berkurang. Para ATPM kadang hanya menyediakan opsi transmisi otomatis pada mobil.

Sebut saja Mitsubishi Xpander tipe tertinggi, Honda Civic dan lainnya yang hanya menyediakan transmisi otomatis untuk varian mereka. Membuat populasi mobil manual perlahan hilang.

3. Teknologi

Faktor selanjutnya adalah teknologi. Jika dulu mobil matic dihindari karena memiliki performa yang tidak sebagus mobil manual. Sekarang hal tersebut sudah berbeda karena kemajuan teknologi.

Performa mobil walaupun menggunakan transmisi otomatis tetap bisa optimal. Bahkan bisa menyaingi mobil bertransmisi manual. Apalagi, mobil matic yang diberikan perpindahan gear secara virtual.

Hal ini kita kenal dengan istilah triptonic. Jika kita sedang ingin santai menikmati jalan atau dalam kemacetan, bisa menggunakan transmisi otomatis biasa. Namun, jika membutuhkan performa bisa menggunakan menggunakan mode manual pada mobil.

Dengan kemajuan teknologi juga menyingkirkan mindset bahwa mobil bertransmisi matic lebih boros konsumsi bahan bakarnya. Sekarang transmisi otomatis semakin pintar hingga bisa membuat konsumsi bahan bakar bisa tetap efisien.

So itulah Alasan Pasar Mobil Manual Semakin Tergerus. Tapi saya yakin pecinta mobil bertransmisi manual akan tetap ada walaupun semakin kecil angka market sharenya. Sekian semoga dapat berguna dan bermanfaat 😀 – RPMSUPER.COM – Alasan Pasar Mobil Manual Semakin Tergerus –

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here